SELAMAT DATANG

Kamis, 28 Juni 2012

Dua Syarat Untuk Diterimanya Amalan


Allah tidak menerima amalan dari seorang hamba jika amalan itu tidak memenuhi dua syarat……..
1.      Syarat bathin yaitu bernama ikhlash
2.      Syarat zhahir yaitu bernama sunnah Rasul.
Artinya amalan kita agar bisa diterima serta dapat pahala dari Allah SWT maka dua syarat itu harus dipenuhi tidak boleh ada yang ketinggalan salah satunya.
Menurut imam fudhail dalam kitab tazkiyatunnufus halaman 7 bahwa amalan seseorang jika dilakukan dengan ikhlas karena Alllah namun yang dilakukan itu tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah, maka amalan itu tidak diterima oleh Allah, begitu juga sebaliknya walaupun apa yang kita lakukan sudah sesuai dengan ajaran yang dibawa dan diajarkan oleh Rasulullah namun dalam mengerjakannya tidak ikhlas (misalnya kita berinfaq tujuannya biar diliat orang, dipuji orang dan sebagainya) maka amalan itu juga ditolak bahkan ada ulama’ yang mengatakan perbuatan seperti itu termasuk syirik, artinya orang tersebut telah menyamakan Allah dengan makhluqnya dalam hal peribadatan.
Na’uzdubillah…. Betapa halusnya syetan merasuk dalam pikiran kita sehingga kita kadang berfikir bahwa apa yang kita lakukan slama ini sudah dianggapnya paling baik bahkan kitapun merasa sudah ikhlash…..
Suatu ketika ada seorang saabat bertanya kepada Rasulullah  “ya Rasulllah bagaimana pendapatmu tentang seorang lelaki yang ikut berperang, ia ingin mendapat pahala serta sebutan (pejuang, pemberani dll) oleh manusia, apa yang ia dapatkan…?? Rasulullah menjawab “dia tidak mendapatkan apa-apa”, beliau mengulaginya tiga kali kemudian beliau bersabda “sesungguhnya Allah tidak menerima amalan seorang hamba kecuwali amalan itu dilakukan dengan ikhlash serta hanya mengharap ridha_Nya”….
Bagaimana dengan kita...??? Apakah kita sudah melakukannya sesuai dengan tuntunan beliau Nabi Muhammad. SAW dan apakah kita sudah ikhlash, ataukah kita masih lebih suka melakukan sesuatu jika dapat pujian dari orang lain atau jika kita dapat perhatian mereka….????
Nah,…………. Untuk menjawab pertanyaan ini maka kiata harus tahu terlebih dahulu “apa itu Ikhlash?”…. kita ikuti postingan berikutnya (insya Allah)..

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites