SELAMAT DATANG

Minggu, 10 Juni 2012

Ciri-ciri Makhluk Hidup

Salah satu ciri makhluk hidup adalah tumbuh dan berkembang. Mula-mula hewan dan tumbuhan itu berukuran kecil, kemudian secara bertahap tumbuh menjadi besar. Manusia juga tumbuh dan berkembang, tetapi pertumbuhan pada manusia hanya terbatas sampai dengan usia tertentu. Perubahan pada ukuran tubuh bersifat ireversibel (tidak dapat kembali seperti semula). Bertambahnya ukuran tubuh inilah yang disebut dengan pertumbuhan. Ukuran tubuh meliputi tinggi, berat, dan volume. Pertumbuhan pada makhluk bersel satu ditandai dengan bertambahnya ukuran sel. Sedangkan pada makhluk bersel banyak, pertumbuhan ditandai dengan bertambahnya ukuran dan jumlah sel. Pertumbuhan pada manusia dan hewan ada batasnya. Setelah mencapai usia tertentu, manusia dan hewan tidak tumbuh lagi. Sedangkan tumbuhan hampir selalu tumbuh sepanjang hidupnya. Pertumbuhan diikuti dengan proses perkembangan, yaitu proses biologis makhluk hidup menuju tingkat kedewasaan atau kesempurnaan. Contoh perkembangan adalah perubahan susunan dan fungsi organ-organ tubuh. Perkembangan adalah proses menuju tercapainya kedewasaan. Pada tingkat seluler, perkembangan dapat berupa diferensiasi sel-sel yang baru membelah membentuk jaringan yang menyusun organ tertentu. Pada tumbuhan perkembangan ditandai dengan munculnya bunga atau buah. Sedang pada hewan dan manusia ditandai dengan kematangan organ reproduksi sehingga siap untuk menghasilkan keturunan. Perkembangan juga menyebabkan perkembangan psikis dari usia bayi, anak-anak, dan menjadi dewasa. Faktor-faktor yang mempengaruhi Perkembangan dan Pertumbuhan 1. Faktor dalam (internal) • Gen • Hormon 2. Faktor luar (eksternal) • Makanan • Suhu • Cahaya • Air dan kelembapan Metamorfosis adalah peristiwa perubahan bentuk pada tubuh hewan tertentu selama proses pertumbuhan dan perkembangannya. Proses metamorfosis melibatkan perubahan bentuk atau struktur melalui beberapa tahap pertumbuhan sel dan differensiasi sel. Metamorfosis ini dibagi menjadi dua tipe, yaitu: • Metamorfosis sempurna • Metamorfosis tidak sempurna Seperti halnya metamorfosis pada hewan, tumbuhan tertentu juga dapat terjadi perbedaan bentuk tubuh selama pertumbuhannya. Peristiwa ini dinamakan metagenesis. Metagenesis adalah terjadinya pergiliran keturunan atau pergantian siklus, yaitu: • Siklus seksual (generatif) yaitu pada siklus ini dihasilkan gametofit. • Siklus aseksual (vegetatif) yaitu pada siklus ini dihasilkan sporofit. Metagenesis terjadi pada tumbuhan lumut dan tumbuhan paku. Agar lebih jelas, berikut ini akan ditampilkan videonya. • Tumbuhan paku • Tumbuhan lumut Sedangkan perkembangan pada manusia terjadi melalui suatu proses. Proses pembentukan manusia diawali dengan proses pembuahan. Yaitu pertemuan antara sel telur yang berasal dari perempuan dengan sel sperma yang berasal dari pria. Inti sel sperma akan melebur dengan inti sel telur dan terbentuk sebuah sel baru yang disebut zigot. Zigot ini akan membelah diri menjadi 2 sel, 4 sel, 8 sel, 16 sel, 32 sel, dan seterusnya. Zigot yang telah membelah menjadi banyak sel tadi akan berkembang menjadi embrio, kemudian menjadi janin dalam rahim ibu. Perkembangan embrio selanjutnya adalah : • Umur 4 minggu, janin sudah memperlihatkan pertumbuhan mata dan telinga • Umur 8 minggu, janin sudah mirip dengan bayi • Umur 10 minggu, panjang embrio 8 cm • Umur 8 bulan, panjang janin 40 cm • Umur 9 bullengkap, materi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup juga dibuat dalam bentuk : • Powerpoint • Materi • Lembar Kerja Siswa

1 komentar:

mantap postinggannya gan,... nambah lagi wawasan saya jadinya..
thanks dah sharing gan..

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites