SELAMAT DATANG

Rabu, 10 Juli 2013

khutbah jumar menyambut ramadhan


أَلْحَمْدُ لِلّلهِ الَّذِيْ جَعَلَ شَهْرَ رَمَضَانَ شَهْرَ الصِّيَامِ وَشَهْرَ التَّوْبَةِ ، وَاَّلذِيْ أَنْزَلَ الْقُرْآنَ فِيْه بِوَصِيْلَةِ الْمَلاَئِكَةِ ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ مِنْ شَرِّ هَمَزَاتِ الشَّيْطَانِ وَالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ ، أَشْهَدُ أَنَّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ ، ، اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحِسَانِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ ، أَمَّا بَعْدْ
فَيَا أِيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوااللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ ، و اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ أَنْزَلَ الرَّحْمَةَ فِيْ الشَّهْرِ الْمُبَارَكَةِ ، وَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْ الْقُرْأنِ الْكَرِيْمِ  : شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ، وَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إذَا رَأيْتُمُ الْهِلَا لَ فَصُوْمُوا وَإذَا رَأيْتُمُوْهُ فَأفْطرُوْا فإنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَصُوْمُوا ثَلا ثِيْنَ يَوْمًا 

Hadirin jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah
Kini kita berada di penghujung bulan Sya’ban dan beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. dan kita tahu bahwa di antara nikmat terbesar yang Allah dikaruniakan kepada para hamba-Nya adalah kemampuan untuk melakukan ibadah dan ketaatan. Oleh karenanya, kita sebagai orang yang beriman, sebagai umat Nabi Muhammad tentunya kita merasa bahagia serta penuh rasa syukur dengan kedatangan bulan Ramadhan. Bulan ramadhan adalah waktu-waktu yang tepat bagi kita untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT untuk lebih mendekatkan diri kita kepada Allah dengan meningkatkan amalan-amalan yang baik sesuai tuntunan rasulullah Muhammad saw.
Puasa pada bulan Ramadhan adalah wajib dikerjakan oleh setiap orang Islam dengan tujuan untuk meraih gelar taqwa dihadapan Allah swt . Kewajiban ini berdasarkan Al-Qur'an, Sunnah dan Ijma' (kesepakatan para ulama’). Allah berfirman dalam surat al-baqarah ayat 183 :
يَا أيها الذين آمنوا كتب عليكم الصيام كما كتب على الذين من قبلكم لعلكم تتقون.
Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang2 orang sebelum kamu, (لعلكم تتقون)  agar kamu bertaqwa.
Dalam ayat selanjutnya Allah berfirman :  185 :
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ
Bulan Ramadhan, adalah bulan diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu,
....... ( `tBur tb$Ÿ2 $³ÒƒÍsD ÷rr& 4n?tã 9xÿy ×o£Ïèsù ô`ÏiB BQ$­ƒr& tyzé&
Barang siapa diantara kalian yang sakit atau musafir, maka perpuasalah dihari-hari yang lain sesuai jumlah hari yang ditinggalkan.
Hadirin jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah
Rasulullah SAW bersabda  :
 بُنِيَ الإسْلاَ مُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةُ أنْ لاَ إلَهَ إلا الله وَأنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ وَإقَامِ الصَّلا ةَ وَإيْتاَءِ الزَّكَاةِ وَالحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ
Islam berasaskan lima perkara, yaitu bersaksi tidak ada dzat yang berhak disembah kecuali Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah, mendirikan shalat, membayar zakat, menunaikan haji dan puasa dibulan Ramadhan. (HR. Bukhari dan Muslim)

قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌمُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلًّ فَيْهَ الشَّيَاطَيْنُ فَيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ ألْفِ شَهْرٍ
Telah datang Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu, saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. (HR. Ahmad).
Di dalam hadits lain Rasûlullâh bersabda :
إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ
Apabila bulan Ramadhân telah tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu. (H.R. Muslim).
Itulah beberapa dalil alquran dan al-hadits yang berkaitan dengan bulan ramadhan.
Hadirin jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah
Mungkin sebagian bertanya Kenapa dinamain “Ramadhan”…? Dari arti bahasa Ramadhan adalah membakar. Jadi dinamain ramadhan karena bulan ramadhan adalah bulan pembakar atau perhapus dosa-dosa yang terdapat pada bulan-bulan sebelumnya. Sehingga sungguh luar biasa meruginya dan sangat disayangkan apabila ada orang yang melewati ramadhan namun dosanya tetap tidak terampuni.
Dalm sebuah hadit dikisahkan bahwa suatu ketika Rasulullah Saw naik mimbar untuk menbaca khutbah, di tangga pertama beliau mengucapkan آمِيْنْ , naik pada tangga kedua beliau menucapkan آمِيْنْ , ditangga ketiga beliau juga mengucapkan آمِيْنْ. Sehingga para sahabat heran “kenapa Rasulullah mengucapkan kalimat itu.?” Akhirnya setelah shalat juma’at sebagian sahabat memberanikan diri bertanya kepada Rasulullah: ya Rasulullah
لّقّدْ سَمِعْنَا كَلِمَةً لَمْ نَسْمَعْهَا مِنْ قَبْلُwahai rasulullah, tadi kami mendengarkan kalimat yang tidak biasa kami dengar pada sebelum-sebelumnya, ada apa ya Rasul..?
Lalu Rasulullah menjawab; “sahabat tadi waktu saya naik mimbar ada malaikat jibril di samping saya. Ketika di mimbar pertama jibril berkata “Muhammad, bagaimana jika ada umatmu yang mendengar sebutan namamu namun ia tidak bershalawat kepadamu, bagaimana jika saya doakan mereka semoga dijauhkan dari surga..? saya menjawab aamiin. Di tangga ke dua jibril berkata “Muhammad jika ada umatmu yang mendapati kedua orang tuanya sampai lanjut usia namun dia kurang memperhatikannya, bagaimana kalau saya doakan semoga ia dijauhkan dari surga.? Saya jawab aamiin. Di tangga ketiga jibril berkata ; “Muhammad jika ada umatmu yang melewati bulan ramadhan namun dosanya belum terampuni, bagaiman jika aku doakan dia jauh dari surga…? Saya jawab aamiin.
Hadirin jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah
Dari hadits barusan menunjukkan kepada kita bahwa Ramadhan hadir sebagai penghapus dosa namun tidak untuk semua orang, Ramadhan akan menjadi penghapus dosa bagi orang-orang yang melakukan ibadah puasa atau amalan-amalanlainnya di bulan ramadhan dengan hati yang bersih, dengan niat yang tulus ikhlas karena Allah swt. Rasulullah bersabda
من صا م رمضا ن إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه....
Barang siapa yang berpuasa di bulan ramadhan dengan dasar keimanan dan ikhlas karena Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu.
Dalam hadits lain Rasulullah bersabda :
كم من صائم ليس له من صيامه إلا الجوع و العطش..
Banyak orang yang berpuasa namun dari puasa tersebut ia tidak dapat apa-apa kecuali haus dan lapar..
Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang beribadah dengan niatan yang ikhlas karena Allah swt.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ. فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

KHUTBAH KEDUA
Allah Swt berfirman :
÷ûÈõs9 |Mø.uŽõ°r& £`sÜt6ósus9 y7è=uHxå £`tRqä3tGs9ur z`ÏB z`ƒÎŽÅ£»sƒø:$# ÇÏÎÈ
Juka kamu mempersekutukan Allah maka sungguh terhapuslah amalanmu dan kamu termasuk orang yang merugi
Dari ini dalam menyambut ramadhan yang akan datang ini, mulai sekarang kita perlu mempersiapkan diri kita, mempersiapkan Ruhiyah kita yaitu dengan membersihkan hati kita dari penyakit akidah, kita perlu muhasabah atau evaluasi diri sehingga melahirkan niat yang ikhlas karena Allah Swt. Dan kita tergolong pada orang-orang yang disabdakan Nabi :
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.....
”Barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan keimanan dan (ikhlas) mengharap keridhoan Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.. aamin yaa robbal aalamiin..
أَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ, أَللهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدْ, وَعَلَى آلِ مُحَمَّدْ, أَللهُمَّ اغْفِرْلِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ, وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ, أَلْأَحْيَاءِمِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتْ, إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتْ, وَيَاقَضِيَ الْحَاجَاتْ. أَللهُمَّ أَعِزَّالْإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنْ, وَأَهْلِكِ الْكَفَرَةَ وَالْمُشْرِكِيْنْ, وَأَعْلِ كَلِمَتَكَ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. رَبَّنَأ ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْلَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنْ, أّللهُمَّ أّهِلُّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيْمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَالْإِسْلاَمِ وَالتَّوْفِيْقِ لِمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى, رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللهُ, أللهم بارك لنا في شعبان وبلغنا رمضان. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِيْ الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَبَ النَّارْ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.(081240616467)

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites